You are currently viewing AUTOMETIC LEVEL (WATERPASS)
Surveyor equipment tacheometer or theodolite outdoors at construction site

AUTOMETIC LEVEL (WATERPASS)

PENGERTIAN AUTOMETIC LEVEL (WATERPASS)

Waterpass adalah suatu alat ukur tanah yang dipergunakan untuk mengukur tinggi objek antara titik-titik saling berdekatan. Tinggi objek tersebut ditentukan dengan garis-garis visir (sumbu teropong) horizontal yang ditunjukan ke rambu-rambu ukur yang vertikal.

Peralatan yang digunakan dalam pengukuran waterpass ini adalah sebagai berikut:

  1. waterpass,
  2. statip,
  3. unting-unting,
  4. payung,
  5. dua buah rambu ukur,
  6. meteran,
  7. paku,
  8. palu,
  9. cat dan
  10. kuas kecil.

              Pada penggunaan alat ukur waterpass selalu harus disertai dengan rambu ukur (baak), yang terpenting dari rambu ukur adalah pembagian skalanya harus betul-betul teliti untuk dapat menghasilkan pengukuran yang baik.                                                                     

  Dalam melakukan pengukuran kemungkinan terjadi kesalahan ada dimana sumber kesalahan atau permasalahan tersebut, antara lain: kurangnya ketelitian mata dalam pembacaan alat waterpass, adanya angin yang membuat rambu ukur terkena hembusan angin, sehingga tidak dapat berdiri dengan tegak yang dapat membuat pita ukur menjadi susah diluruskan.

Waterpass merupakan alat yang sangat berguna dalam pembangunan berbagai macam konstruksi. Alat ini membantu para tukang yang bekerja dalam memastikan posisi bagian bangunan berada dalam keadaan yang sejajar. Kesejajaran tentu menjadi pertimbangan yang sangat penting dalam setiap proyek konstruksi.

  • FUNGSI AUTOMETIC LEVEL (WATERPASS)

                Meskipun tersedia dalam berbagai merk dipasaran, namun waterpass hadir dengan fitur yang sama. Berikut adalah beberapa fungsi dari alat tersebut :

  1. Alat ini berfungsi untuk memperlihatkan level sejajar meupun tegak lurus sebuah benda terhadap suatu permukaan.
  2. Dalam konstruksi, alat ini memastikan pondasi yang dibangun tidak miring dan sesuai sketsa.
  3. Menjadi kunci dalam pembangunan konstruksi karena absennya penggunaan alat ini akan menyebabkan kemiringan pada bangunan atau bengian=bagiannya.
  4. Memastikan bangunan berdiri dengan nilai estetik dan mencegah perombakan karena kemiringan yang perlu biaya mahal.
  • JENIS-JENISAUTOMETIC LEVEL (WATERPASS)

   Waterpass dibagi ke dalam 3 jenis, yaitu :

  • Waterpass Manual
  • Waterpass Digital
  • Waterpass Auto Level

Selain memiliki beberapa jenis, alat ini juga tersedia dalam berbagai ukuran seperti yang terpendek 0.5 meter dan yang paling panjang 3 meter. Namun, ukuran lain seperti 1 meter dan 2 meter juga bisa dengan mudah didapatkan sehingga dapat menyesuaikan kebutuhan konstruksi yang akan diukur. Dilihat dari bentuknya, alat ini mempunyai satu sisi datar yang mendukung proses pengukuran serta membandingkan level sejajar antara dua bidang. Alat ini juga dilengkapi dengan fitur gelembung pada bagian tengah sebagai pedoman saat proses pengukuran sebuah benda berlangsung. Apabila gelembung menunjukkan level datar, hal ini menunjukkan bahwa kedua bidang yang diukur telah berada pada posisi yang sejajar.                                                                                    

Waterpass pada umumnya terbuat dari kayu atau aluminium. Jenis yang terbuat dari aluminium lebih banyak digunakan karena lebih tahan lama dan terlihat lebih mewah. Gelembung merupakan salah satu pertimbangan utama ketika hendak membeli alat ini. Pastikan gelembung bekerja dengan baik dan optimal.

Kami PT Geo Metri Indonesia menawarkan penjualan serta rental dan service/kalibrasi alat survey Automatic Level (Waterpass ), silahkan klik disini

Sumber : https://stellamariscollege.org/ https://elib.unikom.ac.id/files/disk1/696/

Tinggalkan Balasan