Loading...
Apa itu Digital Theodolite?

Apa itu Digital Theodolite?

  • Admin
  • Jun 12, 2025
  • Komen
  • Suka

Theodolite adalah salah satu alat ukur tanah presisi tinggi yang digunakan untuk mengukur sudut horizontal (mendatar) dan sudut vertikal (tegak) antara dua titik. Alat ini merupakan bagian penting dalam pekerjaan survei, pemetaan, dan konstruksi, terutama untuk:

  1. Menentukan beda tinggi antar titik


  1. Menentukan arah dan sudut dalam jaringan kontrol


  1. Pengukuran lintasan dan batas lahan


Secara prinsip, theodolite bekerja berdasarkan pengukuran dua sumbu utama:

  1. Sumbu horizontal (transit axis) untuk rotasi vertikal (naik-turun)


  1. Sumbu vertikal (trunnion axis) untuk rotasi horizontal (putar kiri-kanan)


B. KONSTRUKSI THEODOLITE

Struktur theodolite dibagi menjadi tiga bagian utama:

1. Bagian Bawah (Base)

  1. Pelat dasar dengan tiga sekrup penyetel (leveling screws)


  1. Tribrach: dudukan yang dapat dilepas, dilengkapi dengan optical plummet (plumb optik) atau benang unting


  1. Pelat lingkaran horizontal (horizontal circle) untuk pengukuran sudut mendatar


  1. Kunci limbus (clamp) untuk mengunci atau mengatur rotasi horizontal


2. Bagian Tengah

  1. Sumbu vertikal (sumbu kesatu): sebagai poros putar alat secara horizontal


  1. Lingkaran nonius (vernier circle): membaca nilai sudut dengan ketelitian tinggi


  1. Level tabung (bubble level): untuk memastikan posisi alat benar-benar horizontal


  1. Dua penyangga horisontal: sebagai penopang sumbu kedua (sumbu teleskop)


3. Bagian Atas

  1. Sumbu horisontal (sumbu kedua): memungkinkan teleskop bergerak naik-turun


  1. Teleskop bidik dengan diafragma (cross hair) sebagai garis bidik utama


  1. Lingkaran vertikal (vertical circle): digunakan untuk mengukur sudut elevasi atau depresi


  1. Alat pembaca (micrometer/vernier): membaca nilai sudut pada lingkaran vertikal

C. SYARAT-SYARAT KERJA THEODOLITE

Agar theodolite memberikan hasil pengukuran yang akurat, maka syarat-syarat geometri berikut harus dipenuhi:

  1. Sumbu vertikal (sumbu I) harus benar-benar tegak lurus terhadap permukaan bumi.
  2. Sumbu horizontal (sumbu II) harus benar-benar mendatar dan tegak lurus sumbu I.
  3. Garis bidik teleskop (line of sight) harus tegak lurus terhadap sumbu II.
  4. Zero error (salah indeks) pada lingkaran pengukuran harus diminimalkan atau dikoreksi.

D. MACAM-MACAM THEODOLITE

1. Theodolite Repetisi (Repetition Theodolite)

Digunakan untuk mengukur sudut berulang kali (repetisi) pada lingkaran horizontal, lalu dijumlah dan dirata-ratakan untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat.

2. Theodolite Reiterasi (Reiteration Theodolite)

Digunakan untuk mengukur beberapa sudut dari satu titik terhadap beberapa arah (station), cocok untuk pengukuran polygon atau jaringan sudut.

3. Theodolite Elektro-Optik / Digital

Dilengkapi dengan layar digital, encoder elektronik, dan penyimpanan data internal. Akurasi tinggi dan cepat dalam pembacaan sudut.

Contoh: Digital Theodolite merek Topcon, Nikon, South, dll.

E. APLIKASI PENGGUNAAN THEODOLITE

  1. Pemetaan Topografi


  1. Konstruksi Bangunan dan Jembatan


  1. Pengukuran Lahan dan Batas Wilayah


  1. Monitoring Pergerakan Struktur (Deformasi)


  1. Pekerjaan Cut and Fill dalam proyek jalan


  1. Triangulasi dan Penentuan Titik Kontrol GPS

Kami PT Geo Metri Indonesia menawarkan penjualan serta rental dan service/kalibrasi alat survey Digital Theodolite


Leave a Comment